Dari saya duduk di bangku SMA cita -cita saya ingin melanjutkan pendidikan saya, tapi ketika saya lulus harapan itu pupus karna kondisi ekonomi kluarga yang memaksa saya tidak bisa melanjutkan kuliah dan mau tidak mau saya harus bekerja, dari situ pun saya akhirnya bekerja..... karna menurut saya bekerja bukan suatu halangan buat saya untuk melanjutkan pendidikan, buat saya pendidikan sangatlah penting itu sebabnya saya ingin sekali melanjutkan pendidikan
Setahun setelah saya bekerja dan tabungan saya sudah cukup untuk daftar masuk kuliah akhirnya saya memutuskan untuk masuk ke sebuah perguruan tinggi swasta, semangat itu semakin menggebu ketika akhirnya saya bisa menjadi seorang mahasiswa, di benak saya terpikirkan ini lah awal dari masa depan saya,,
Hari demi hari ku lalui dengan perasaan bahagia, tak pernah ku rasa terbebani, karna inilah mauku bisa kerja dan kuliah, setahun lebih saya menjalani sebagai seorang karyawan sekaligus mahasiswa itu merupakan hal yang sangat berharga, dan takan pernah bisa saya lupaka moment-moment bahagia itu....Namun setelah itu keadaan berubah dimana saya harus berhenti dari tempat saya bekerja yang mana karna saya bekerja di tempat itu saya akhirnya bisa kuliah, kondisi perusahaan yang mengharuskan saya berhenti....Sempat menjadi beban pikiran dikala saya sedang tidak bekerja, saya pun merasa cemas dengan kondisi seperti ini saya takut tidak bisa melanjutkan kuliah, desakan biaya kuliah yang harus saya slesaikan sedangkan saat itu kondisi saya sedang tdk bekerja membuat saya berpikir keras, bagaimana caranya agar saya bisa mendaptkan uang dan bisa menyelesaikan biaya kuliah, akhirnya saya pun mencari cari informasi lowongan pekerjaan mulai dari bertanya kepada teman, mencari informasi di koran-koran dan melalui media lainnya.
satu bulan saya tidak bekerja akhirnya saya mendapat informasi kalau ada sebuah pabrik di tangerang sedang membuka lowongan pekerjaan, saya pun tertarik untuk mencobanya,ditemani dengan saudara dan teman yang seumuran, setelah saya lolos mengikuti tes akhirnya kabar baikpun datang, saya diterima menjadi karyawan di pabrik itu dan berangkatlah saya ke tangerang, training pun mulai saya jalani tapi entah kenapa saya merasa di tempat kerja saya yang baru ini merasa kurang nyaman, saya merasa pekerjaan nya terlalu berat buat saya di mana saya harus bekerja dengan mesin, namun saya mencoba bertahan di sana selama satu bulan, ternyata setelah saya jalani banyak sekali yang saya harus korbankan, mulai dari saya tidak bisa kuliah, hingga kondisi fisik saya yang tidak kuat karena selama kerja disana saya harus bolak balik cilegon tangerang, semuanya tidak seperti yang saya harapkan, keputusan untuk resign pun akhirnya saya ambil, dan saya pun menjadi pengangguran kembali, gaji yang saya terima ketika saya kerja di tangerang saya pakai untuk menyelesaikan biaya kuliah yang sempat nunggak, selama saya tidak bekerja hari hari itu saya gunakan untuk kuliah, karena kondisi keuangan saya yang tidak memungkinkan, ibu saya selalu memberi uang tiap harinya untuk saya berangkat ke kampus, untungnya waktu itu saya punya teman yang baik-baik, mereka selalu mengantarkan saya setiap pulang,,,,, Terima kasih teman-teman....
Cukup lama saya tidak bekerja setelah saya berhenti bekerja dari tangerang, jenuh dan pikiranpun selalu datang dikala saya terdiam di kamar, cemas dan cemas selalu berada di pikiran saya kala itu, saya cemas kalau kuliah saya akan berhenti di tengah jalan, sedih membayangkan berapa banyak tenaga dan materi yang sudah saya korbankan demi bisa melanjutkan kuliah,...
Karena saya tidak mau kuliah saya berakhir di tengah jalan akhirnya saya mencari kerja lagi, karna saya merasa terdesak saya putuskan untuk bekerja di mana saja,yang penting saya bisa mendapatkan uang untuk biaya kuliah, saya coba bertanya tanya kepada teman dan baca baca kolom korang yang berisi info lowongan kerja, suatu ketika saya bertemu dengan teman SMA yang saat itu dia kondisinya menjadi seorang karyawan hotel, saya pun bertanya tanya tentang lowongan kerja di tempat dia bekerja, dan jawaban yang dia berikan sangat tidak mengecewakan, dia membantu saya untuk mendapatkan pekerjaan dimana dia bekerja, dan akhirnya setelah lulus tes saya mulai bekerja, saya mulai menikmati pekerjaan yang sekarang, tapi yang membuat saya berat adalah ada larangan dimana karyawannya tidak boleh bekerja sambil kuliah, sedangkan posisi saya waktu itu masih seorang mahasiswa, saya pun terpaksa menutunya karna saya takut dikeluarkan dari tempat kerja saya, dan saya pikir lambat laut kebijakan itu akan lebih fleksibel dan akhirnya saya bisa tetap melanjutkan kuliah, bertahun tahun saya menutupi demi saya bisa tetap bekerja, namun hal itu malah jadi boomerang buat saya sendiri, harapan saya kebijakan bisa fleksibel kandas, ternyata lamanya saya bekerja tidak mempunyai pengaruh yang berarti, tetap saja saya tidak bisa kuliah sambil bekerja, saya mulai memikirkan solusi dari permasalah saya ini,akhirnya saya pun mencoba menawarkan kepada teman saya untuk tukar shift ternyata tetap saja teman saya pun tidak mau, selain saya mencoba mencari dispensasi di tempat saya bekerja tidak bisa, saya mulai mencoba mecari dispensasi di tempat saya kuliah, mulai saya konfirmasi ke akademik agar scedul saya bisa disesuaikan dengan kerja, sampai saya meminta tugas sebagai ganti dari absen saya yang tidak pernah masuk, tetap hasilnya sama dari pihak akademik pun tidak bisa, imbas dari jarangnya saya masuk kuliah membuat nilai saya jatuh, tiap semester nilai saya semakin merosot dan ada beberapa mata kuliah yang tidak bisa saya ambil dan itu membuat saya terbebani, saya terus berusaha untuk mencari solusinya hingga sekarang, karena ini membuat saya dilema, sulit untuk memilih karena saya bisa kuliah dengan kerja, dan saya juga tidak ingin cita-cita saya sejak SMA kandas begitu saja, berat kalau mengingat betapa banyaknya yang saya korbankan, hingga kini saya masih belum mendapat solusi untuk memecahkan masalah ini, saya hanya bisa bersabar dan berusaha semoga ada jalan yang terbaik buat masalah ini, semoga apa yang sudah saya perjuangkan hingga saat ini tidak sia-sia dan saya bisa berhasil mencapai apa yang saya cita-citakan......................bersambung
Entri Populer
-
Setiap orang pasti punya masalah, tidak terkecuali saya dan ketika rasa jenuh,rasa sakit dan putus asa datang saya hanya bisa meneteskan air...
-
Kadang sedih kadang juga bahagia,,,,,dua hal yang tidak akan pernah bisa kita hindari. Mungkin saat kita mendapatkan kebahagiaan, kita cepa...
-
Bahagia itu sederhana, yap mungkin itu ungkapan yang tepat buat ceritain foto ini, bisa bareng mereka itu punya kesan yang beda, padahal m...
-
Dari saya duduk di bangku SMA cita -cita saya ingin melanjutkan pendidikan saya, tapi ketika saya lulus harapan itu pupus karna kondisi ekon...
-
Akhirnya buka lagi, curhat lagi.... kali ini aku mau curhat sahabat aku yg udah lama banget aku kenal dari jaman kuliah. Sahabat yg dulu se...
-
Ayah kamu dimana ..!!? Ayah .... Apakah engkau tak rindu aku ? Ayah ,, apa kamu tidak sayang aku ? Ayah sekarang apa kabarmu? Ayah...
-
Okeh.....sekarang kita komentarin ini bujangan bujangan tengil.....heheheh..... yup ini sodara skaligus temen sekolah dari SD, Namanya aj...
-
Saat ini memang blm ada yg bisa menggantikanmu di hati ini, tapi yakin berpisah dengan mu adalah yang terbaik. Tuhan mempunyai rahasia inda...
-
Tak ada sikap yang kau tunjukkan padaku.. Sudah kubuang kekerasan hati ini, Untuk menyapa dan menuliskan sebait kata-kata.. Sungguh ak...
-
I remember when we broke up the first time Saying this is it, I've had enough, 'cause like We haven't seen each other in a mo...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar